Senin, 11 Juli 2016

Siapa ?

Suasana bandara yang cukup ramai menghampiri matanya. Gadis itu kini tengah menunggu seseorang di depan pintu ketibaan internasional. Ya, dia sedang menunggu ayah dan ibunya yang baru pulang dari Singapura.
Risa, gadis berusia 23 tahun yang bekerja sebagai asisten accounting di perusahaan ternama di Jakarta.
Tepatnya di PT Samsung Electronic Indonesia.
Dari jauh dia sudah melihat kedua orangtuanya melambaikan tangan. Dan Risa langsung melemparkan senyuman untuk keduanya.
"Ayah, ibu Risa udah kangen banget nih. Lama nggak nyicipin masakan ibu."
Ibunya mengelus kepalanya yang terbalut hijab dengan lembut.
"Duh, anak ibu manja betul. Kakakmu mana kog tidak ikut menjemput ayah sama ibu."
"Kak Raka lagi ada meeting penting katanya. Jadi aku sendiri sama mang ujang."

Mereka bertiga langsung menuju ke tempat parkir, disana mang Ujang sedang menunggu.

###
Mereka bertiga bercanda tawa dijalan menuju ketempat parkir mobil. Ayahnya yang sedang mendorong troly sesekali mengperhatikan riak wajah putri bungsunya itu. Kini putrinya sudah 23 tahun tapi belum ada tanda-tanda akan menikah. Bahkan setiap kali disodorkan biodata ta'aruf dia selalu menolak, sempat terfikir jangan-jangan dia diam-diam pacaran tanpa sepengetahuan orangtuanya.
"Ayah, kog melamun saja. Ada apa ayah ?"
Tanya putrinya.
"Apa kamu punya pacar ?"
Seketika, Risa langsung berhenti berjalan dan menatap tajam ayahnya.
"Apa ayah curiga denganku ? Atau ada sesuatu yang aneh dengan diriku ?"
Ibunya menyela, " nanti aja dirumah tanyanya."

Mereka lanjut berjalan dengan suasana hening.

###

Sesampainya dirumah Risa langsung menuju ke kamarnya. Dia lelah karena menunggu orangtuanya terlalu lama dibandara siang tadi. Dikamarnya dia merebahkan punggungnya, matanya yang sedikit berayun membuatnya terlelap dalam sekejab.
Ketika ibunya membuka pintu sudah didapati putrinya tengah terbaring tanpa mengganti baju, "mungkin dia kelelahan." Pikir ibunya.

==> to be continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar