Minggu, 28 Agustus 2016

Cinta dan Teror

Cinta engkau hadir bagaikan sebuah teror..
Ketika akan menghadap Sang Maha Esa engkau tetap saja ikut..
Kau ikut kemanapun aku pergi..
Kau mengikutiku disetiap langkahku..

Setiap mata terbuka engkau selalu ada..
Bagaikan sebuah lagu ..
Kamu membuatku bahagia namun kau juga membuatku kesal..

Aku ingin jauh darimu tapi kau semakin mengejarku..
Ketika teror sebuah cinta datang membuat insan manusia serba salah..

Detik yang harusnya bermanfaat menjadi terabaikan karenanya..

Ilmu yang seharusnya bermanfaat menjadi tidak berguna karnanya..

Dia menerorku..
Cinta..
Engkau menerorku bahkan dalam alam mimpiku..

Alam mimpi yang seharusnya damai menjadi penuh dengan teror karnamu..

Kamu..
Iya..
Kamu..

Cinta yang menerorku..